Software atau yang biasa juga disebut dengan perangkat lunak merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari komputer/laptop ataupun perangkat lainnya, mempunyai peran yang penting seperti mengintegrasikan kinerja beberapa hardware maupun melakukan tugas-tugas tertentu.
software sign
Software
    Pembagian dari software berdasarkan lisensinya sendiri dibagi menjadi banyak seperti Freeware, Crippleware, Donationware, Open Source, Shareware, Adware, License, dan lainnya. Tapi kali ini kita hanya membahas tentang 3 tipe saja, yaitu Open Source, Freeware dan Lisensi.
  • Freeware
           Freeware, dari namanya sendiri bisa dilihat bahwa perangkat lunak ini merupakan perangkat lunak yang dibagikan secara gratis dan dapat digunakan tanpa batasan waktu tertentu. Contoh dari perangkat lunak freeware ini seperti antivirus gratis, untuk mendapatkan fitur yang lebih canggih biasanya kita tetap harus membeli lisensi sehingga freeware tetap mempunyai batasan tersendiri.
          Meskipun kita bisa memakainya secara gratis,tetapi kepemilikan dari perangkat lunak tersebut tetap menjadi milik pengembangnya, sehingga kita tidak mendapat kode sumbernya (source code), source code ini penting jika kita ingin mengembangkan software tersebut.
         Software freeware pada umumnya digunakan sebagai cara pengembang untuk mengenalkan produknya,sehingga orang bisa tahu secara mudah bagaimana performa dari software itu dan untuk menikmati fitur yang lebih baik lagi, maka pengguna harus mengupgradenya dengan membeli lisensi yang disediakan pengembang.
  • Open Source
          Open Source,sebenarnya software open source hampir sama dengan jenis freeware meskipun tetap terdapat perbedaan. Perbedaanya terdapat pada source codenya, jika freeware tidak mengikutsertakan source code, Open Source justru menyediakan source code. Dengan adanya source code ini, maka para pengembang software bisa ikut mengembangkan software ini, meskipun hak cipta dari software ini tetap berada di pengembang awal.
          Biasanya pengembang bebas ini akan membantu mengurangi/menghilangkan gangguan (bug) pada program,sehingga performa dari program ini bisa meningkat, lalu setelah ditingkatkan, pengembang bebas ini bisa menyerbarkan secara langsung hasilnya ataupun memberikan ke pengembang awal agar bisa diperbaiki dan disebarkan.
         Para pengembang bebas ini biasanya bekerja secara sukarela dan membentuk suatu komunitas, sehingga memudahkan mereka membagikan informasi tentang software tersebut dan bagaimana mengatasi bugnya. contoh open source software seperti LibreOffice, BitTorrent, PDFCreator dan lainnya.
  • Lisensi
        Sesuai dengan namanya, software ini adalah software yang membutuhkan lisensi (izin) untuk bisa menggunakannya,untuk mendapatkan izin ini biasanya pengembang mengharuskan penggunanya untuk membayar/membeli lisensi mereka.
          Di dalam penggunaan lisensi ini juga ada ketentuannya, dimana jika dilanggar maka akibatnya bisa berupa hukuman pidana dan denda, sehingga perlu disadari bahwa penyalahgunaan lisensi seperti crack, ataupun menggunakan lisensi palsu adalah sesuatu yang illegal dan tidak diperkenankan secara hukum. Mungkin di Indonesia sendiri pengawasan terhadap penggunaan lisensi tidak terlalu ketat, tetapi dinegara maju, pengawasan dilakukan secara sangat ketat.
          Software yang berbayar biasanya mempunyai banyak kelebihan seperti tampilannya yang lebih baik ataupun menawarkan fitur-fitur tertentu yang hanya ada di software tersebut. Contoh software yang menggunakan lisensi adalah Microsoft Office, Internet Download Manager dan lainnya.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

anti piracy
Banner No piracy

       Pengguna diharapkan bisa memilah sendiri tipe apa yang cocok, namun jika tidak mampu/mau membeli ataupun menggunakan software dengan baik, lebih baik memilih software tipe freeware ataupun opensource, mungkin kualitasnya seringkali masih dibawah software lisensi, tapi ini lebih baik daripada menggunakan software dengan lisensi bajakan yang secara hukum merupakan hal yang ilegal.

Kelebihan dan kekurangan sistem operasi:
1. Microsoft Windows
Kelebihan :
–         GUI yang familiar.
–         Mendukung sistem berkas partii dengan fomat FAT, FAT16, FAT32, NTFS juga ISO9660.
–         MS Windows memiliki dukungan driver hardware yang lebih banyak dibandingkan Linux.
–         Banyak aplikasi berbasis MS Windows.
–         Lebih mudah untuk menginstal aplikasi pada MS Windows dibandingkan pada Linux, yang terkadang harus di-configure terlebih dahulu.
–         Banyak gratisan GPL dan Freeware ditawarkan untuk Windows.
Kekurangan :
–          Harga yang mahal.
–          Rentan virus dan hacking banyak virus komputer yang menyerang sistem operasi ini.
–         Tidak ada sistem keamanan yang tangguh kecuali MS Windows 2000 dan XP, pada MS Windows 9.x/Me, hampir tidak memiliki sistem keamanan yang dapat membuat komputer Anda aman dari tangan-tangan jahil.
–          Semakin banyak aplikasi yang di instal, maka kemungkinan besar akan terjadi ngadat sehingga pekerjaan akan terganggu.
a) Windows XP
Kelebihan :
1. Bisa burning CD di WINDOWS XP.
2. Harddisk berkapasitas besar.
3. Banyak software yang kompatibel atau yang berjalan stabil.
4. Instalasi software mudah.
Kekurangan :
1. Mudah terkena virus.
2. License aslinya mahal.
3. Sistem kurang stabil.
b) Windows Server 2003
Kelebihan :
1. Pengoperasiannya mudah. Cara menginstall Windows server 2003 tidaklah terlalu sulit mungkin bila dibandingkan dengan windows NT yang sangat rumit.
2. Cantik memukau. Hal yang pertama yang kita lihat pada OS Windows 2003 standard edition adalah tampilan server yang sangat indah dan mirip Windows XP versi Pro maupun Home Edition.
3. Fungsionalitas dan skalabilitas ketakjuban yang kedua terjadi saat OS Windows 2003 ini di restart. Proses rebooting ini terjadi sangat cepat seakan kita tidak sedang menggunakan OS dengan title server, seakan bekerja pada sebuah mesin desktop ringan, hardware pun terlihat tidak terbebani.
4. Sangat cocok kebutuhan harian untuk organisasi/perusahaan besar dan merupakan pengganti dari Windows NT4 Server/ Windows 2000 Server. Windows Server 2003 Enterprise Edition : didesain untuk kebutuhan konsumen skala besar, dan merupakan pengganti dari Windows NT4 Server Enterprise Edition/ Windows 2000 Advanced Server. Windows Server 2003. DataCenter Edition : didisain untuk kebutuhan bisnis yang sangat penting.
5. Penggunaan DHCP memudahkan pengurusan sesuatu rangkaian komputer di dalam suatu organisasi yang besar. Konfigurasi DHCP Windows Server 2003 adalah mudah.
Kekurangan :
1. Windows Server 2003, yang terasa tidak memadai di tengah kemajuan        Web 2.0
2. Kadang jika kita tidak teliti dalam menginstall, error selalu ditemui.
3. Tidak semua roduk aplikasi (bahkan buatan Microsoft sendiri) bisa                berjalan diatasnya.
4. Persyaratan hadware yang sangat tinggi.
5. Kemanan yang kurang tangguh.
6. Makin banyak type file yang dibuka dengan berbagai macam aplikasi            dan telah terinstall sesuai dengan kebutuhan.
c) Windows Vista
Kelebihan :
1. Vista jauh lebih cepat dibanding XP.
2. Operating System berbasis Graphic.
3. Banyak fitur canggih.
Kekurangan :
1. Untuk melakukan setiap transaksi datanya bisa menjadi lama karena membutuhkan memory >512 mg.
2. Membutuhkan spek yang cukup besar.
3. Boros baterai untuk pengguna laptop.
d) Windows 7
Dirilis pada tahun 2009 dan sekarang banyak digunakan sistem operasi berbasis Windows di dunia.
Beberapa fitur :
–           Beberapa aplikasi standar dari OS Windows sebelumnya tidak terbungkus seperti Calendar, pembuat Mail, Movie dan Photo Gallery.
–           Tersedia dalam enam edisi, yaitu Starter, Home Basic, Home Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate.
–           Mendukung arsitektur 32-bit dan 64-bit.
–           Fitur ditingkatkan dan menambahkan baru termasuk Touch, Speech Recognition dan dukungan untuk virtual hard disk dan Sistem Berkas.
–           Windows Aero antarmuka seperti yang diperkenalkan pada Windows Vista.
–           Mulai peningkatan menu antar muka. Perangkat yang lebih baik Penanganan dan Manajemen.
Kelebihan :
1. Proses boot/shut down lebih cepat.
2. Konsumsi daya CPU, hard disk (HD) dan memori yang dibutuhkan system service lebih sedikit.
3. Mengoptimisasi prefetching baik untuk HD maupun SSD.
4. Tampilan Lebih bagus dari segi 3 demensinya yang menonjol.
5. Fitur sekurity yang benar-benar ketat.
Kekurangan :
1. Beberapa aplikasi belum bisa beroperasi di Windows 7.
2. Bug pada Windows Player 12.
3. Ada hardware yang bisa langsung dikenali di Vista, tapi tidak di Windows 7.
4. Susah memaksa software yang sebelumnya bisa dipaksakan diinstall di Vista, juga dipasang di Windows 7.
2. Linux
Kelebihan :
–          Sistem yang Open Source.
–          Freeware yaitu software yang bersifat free tanpa ada tuntutan dari hak cipta.
–          Minimal hardware yaitu tidak begitu membutuhkan kapasitas hardware maupun biaya yang terlalu besar.
–          Stabilitas yaitu stabil digunakan sebagai apa saja, baik Server maupun Client.
–          Shared Libraries tidak merusak sistem lainnya jika di install dengan versi yang lainnya. Sistem yang digunakan dapat berjalan seperti biasanya.
–          Kebal virus tidak terserang virus apapun seperti yang terjadi pada Windows.
Kekurangan :
–          Sistem operasi yang digunakan sama sekali berbeda dengan Windows sehingga perlu waktu dan tenaga untuk belajar menggunakannya.
–          Penggunaan WYSYWYG (What You See is What You Get) belum bisa secara menyeluruh, sehingga diperlikan trik tersendiri untuk menggunakannya.
–          Sulit bagi pengguna awam untuk beradaptasi.
–          Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada Linux.
–          Proses instalasi software di Linux akan menjadi lebih mudah bila terkoneksi ke internet atau bila mempunyai CD / DVD repository-nya. Bila tidak, maka  harus men-download satu per satu package yang dibutuhkan beserta dependencies-nya.

3. Unix
Kelebihan :
–          Sistem file stabil untuk database, server Internet, Intranet, file-server, Internet-client pengembangan Java.
–          Stabilitas yang terkenal dan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan Windows NT.
–          Telah tersedia sistem operasi Unix versi “hampir” gratis.
Kekurangan :
–          Perintah pengoperasian yang relatif panjang.
–          Harga sistem operasi komersial yang mahal.
–          Sistem Unix komersial mulai terdesak oleh kecepatan inovasi Linux.
–          Penawaran sistem operasi Unix versi “hampir” gratis tak sebaik sistem operasi Unix komersial.
–          Driver hardware yang kurang menyenangkan pada versi “hampir” gratisnya.
–          Sedikit software untuk perkantoran.

4. Mac OS (Macintosh Operating System)
a) Mac OS Klasik
Tidak memiliki sembarang Command Line (Baris perintah), menggunakan User Interface (UI) sepenuhnya dan menggunakan Cooperative Multitasking.
Kelebihan Mac OS :
–         Stabil, karena menggunakan UNIX.
–        Multitasking.
–        Tampilan yang lebih glossy sehingga bagus untuk desain grafik atau multimedia.
–        Aman dari Malware.
b) Mac OS X
MAC OS X memasukkan unsur-unsur BSD Unix, One Step, dan MAC OS X memiliki memori ala-Unix dan Pre-Emptive Multitasking yang dikelola dan dipasarkan oleh Apple Inc
MAC OS X adalah garis komputer Sistem Operasi yang dikembangkan dan dipasarkan oleh Apple Inc yang dibangun di atas XNU kernel dengan fasilitas standar Unix tersedia dari antarmuka baris perintah, MAC OS X adalah penerus dari MAC OS (Klasik).
Beberapa fitur :
–                 iTunes adalah perangkat lunak yang menyelaraskan isi dari iPod, iPhone dan Apple TV.
–                 Dock + Finder yang menyediakan cepat dan satu klik akses ke aplikasi yang sering digunakan, folder dan file.
–          Paparan langsung memandang semua jendela yang terbuka dalam gaya yang menakjubkan dengan keystroke tunggal.
–          Safari ada dalam web browser yang dibangun dari OS ini.
–          Spotlight adalah fitur pencarian yang dapat digunakan untuk pencarian file, email, kontak, gambar, acara kalender, dan aplikasi.
–          Photo Booth untuk mengambil foto menyenangkan dan snapshot dari klip video.
Kelebihan Mac OS X :
–          Koleksi game yang tersedia sangat banyak dengan kualitas hampir mendekati konsol game yang sesungguhnya serta ditunjang kualitas grafis yang diatas standar level.
–          Sistem operasi stabil dan mudah digunakan bagi orang awam sekalipun.
–          Browser Safari yang dimiliki sistem operasi ini juga merupakan yang terbaik sekarang. responsif dan intuitif, browser web terbaik saat ini.
–          Pemutar musik sangat bagus dari segi antarmuka maupun kualitas suara.
–          Adanya toko aplikasi online App Store yang menyediakan ribuan aplikasi dan game yang siap didownlod secara langsung.
Kekurangan Mac OS X :
–          Tidak multitasking.
–          Sistem operasi sangat tertutup dan tidak bisa dipersonalisasi.
–          Proses sertifikasi untuk aplikasi baru sangat ketat.
–          Aplikasi dan game hanya bisa didownload dari App Store.
–          Bluetooth tidak bisa untuk proses pengiriman file.
–          Entry teks kurang nyaman.
–          Sehingga dapat dibilang sistem operasi ini terlalu protect dalam hal penyediaan aplikasinya dan hanya berpedoman dengan satu penyedia aplikasi.
5. Android OS
Salah satu sistem operasi mobile yang paling banyak digunakan hari ini adalah android. Android Inc didirikan di Palo Alto di California, AS. oleh Andy Rubin, Rich miner, Nick sears and Chris White pada tahun 2003. Kemudian Android Inc diakuisisi oleh Google pada tahun 2005. Setelah rilis pertamanya, Android telah melakukan sejumlah pembaruan (Patching) dalam versi asli Android.
Kelebihan :
–                 Karena pengembangannya gratis maka aplikasinya pun rata-rata gratis sehingga tidak perlu bayar untuk men-donwnload dan menginstall aplikasi di Android.
–                 Penghancuran perbatasan. Anda dapat menggabungkan informasi dari Internet ke dalam telepon, seperti informasi kontak atau data pada lokasi geografis untuk mendapatkan kesempatan baru.
–                 Kesamaan aplikasi. Untuk Android ada perbedaan antara telepon utama aplikasi dan perangkat lunak lain, anda bahkan dapat mengubah program untuk memutar nomor, atau screen saver.
–                 Cepat dan mudah perkembangan. Dalam SDK memiliki semua yang anda butuhkan untuk membuat dan menjalankan aplikasi Android, termasuk simulator ini instrumen, dan alat debugging maju.
–                 Pemakaiannya mudah dan tidak ribet (menurut orang yang sudah memakai Ponsel G1 dengan OS Android).
Stabil dan aman, tidak seperti windows yang terkadang lag atau bahkan terkena virus.
–                 Multitasking yaitu memungkinkan pengguna membuka beberapa aplikasi dalam waktu yang bersamaan tanpa batasan.
–                 Selalu Update, Android menyediakann fitur auto update yang membutuhkan koneksi internet, seperti layaknya Windows Update.
–                 Pengoperasian yang mudah. Walaupun kelihatannya simple, namun Android dapat menjalankan banyak aplikasi seperti, streaming, snyc, mail dan lain-lain, dan semua itu bisa dilakukan dengan mudah.
–                 Open Source. Kata dari Open Source membuat pengguna dapat dengan bebas meng-oprek sofware dari Android (Softmod) yang jika sistemnya rusak, dapat dengan mudah di proses oleh pihak penjual Official. Berbeda dengan OS lain yang tidak akan bertanggung jawab jika ada kerusakan yang terdapat dalam OS dikarenakan kita telah mengubahnya. Juga menimbulkan berbagai komunitas di internet yang membahas cara-cara memodifikasi OS ini. Para developer aplikasi Android OS tidak perlu bayar untuk membuat aplikasi untuk Android. Tidak seperti iPhone atau Windows Mobile yang mengharuskan pada developer membayar untuk membuat aplikasinya.
–                 Browser. Pada versi terbaru (honeycomb 3.1) browser android telah bisa menampilkan ‘CSS 3’ yang bisa menampilkan sudut ujung web yang kotak 90 derajat menjadi indah. Selain itu Browser ini juga support untuk mamainkan video yang di markup dengan code HTML5 dengan tag pada <object> pada HTML4 menjadi <video>, dan yang paling menarik adalah browser ini bisa menyimpan halaman yang kita inginkan dan memungkinkan kita untuk membuka halaman itu walaupun kita sedang offline (tidak ada koneksi internet). dan tentu saja browser ini bisa memainkan kontent dari Flash.
Kekurangan :
–          Bagi orang yang belum pernah memakainya mungkin akan sedikit kebingungan.
6. SUN OS
SUN OS adalah sebuah versi UNIX yang digunakan dalam workstation-workstation Sun Microsystems yang dirilis pada tahun 1982. Setelah merilis SunOS versi 4, Sun Microsystems mengubah kode UNIX BSD yang sebelumnya mereka gunakan dengan kode UNIX System V, setelah mendapatkan lisensi dari pemegang lisensi UNIX waktu itu, AT&T. Perubahan ini menjadikan namanya berubah menjadi Solaris versi 2, dari yang seharusnya SunOS 5. Sehingga, secara tidak langsung, SunOS pun dianggap sebagai Solaris versi 1.x.
7. Solaris
Sistem Operasi Solaris adalah sebuah Sistem Operasi yang berdasarkan UNIX system yang diperkenankan oleh Sun Microsystems oada tahun 1992 sebagai pendukung Sun OS. Solaris terkenal karena kestabilannya, khususnya pada sistem SPARC (Scalable Processor Architecture), Solaris disertifikasi dalam Spesifikasi UNIX walaupun pada awal pengembangannya berdasarkan kepemilikan pribadi, dan kebanyakan kode dasarnya sekarang ini merupakan Software OpenSource yang biasa dikenal dengan OpenSolaris. OpenSolaris adalah OpenSource versi Sistem Operasi Sun Solaris, tetapi Sun Solaris terdiri dari lebih beberapa kode yang tidak hanya inti dari Sistem Operasi misalnya : Source untuk Installer, Desktop, Software.
Open Solaris memiliki banyak fitur yang menjadikan OpenSolaris bisa digunakan untuk skala penggunaan yang besar dari penggunaan untuk desktop PC atau Mobile PC.
Konsep Open Solaris  :
1. Free Redistribution : Terdistribusi secara bebas.
2. Source Code : Sumber (Source) harus tersedia untuk semua distribusi.
3. Derived Works : Setiap orang bisa mengubah kode dan mendisrtibusikan kembali.
4. No Discrimination : Kode harus disediakan untuk seseorang untuk dikembangkan.
Kelebihan Open Solaris :
–           ZFS : System Restore.
–           DTrace L : Dapat mengamati dimana aplikasi banyak menggunakan waktunya dan berapa lama.
–           Manajemen Kegagalan : Mencegah, mendiagnosa dan memperbaiki error.
–           Zona : Mengimplementasikan sebuah abstraksi Sistem Operasi yang memungkinkan beberapa aplikasi berjalan secara terisolasi satu dengan lainnya di perangkat keras fisik yang sama.